Jumat, 19 Juni 2015

Bahaya Penggunaan Narkoba


Bahaya narkoba terhadap diri sendiri :

  • Dapat merusak tubuh. Misalnya tubuh mulai kurus mengering dan menimbulkan kelainan dengan yang lain.
  • Dijauhi orang, karena orang tidak suka mengomsumsi narkoba. Orang yang hidupnya berperilaku sehat maka ia tidak suka kepada orang yang suka mengomsumsi narkoba.
  • Hidupnya akan tidak terarah dan tak punya tujuan. Karena cara berpikir mereka sudah berbeda dengan orang yang hidup mempunyai komitmen dan tujuan hidup.

Bahaya narkoba terhadap keluarga :

  • Akan mengganggu keharmonisan keluarga. Dapat menggangu kenyamanan hidup anda bersama keluarga anda. Hidup yang tadinya berjalan mulus seketika berubah menjadi berantakan.
  • Merongrong keluarga.
  • Menimbulkan aib bagi keluarga. Orang yang sudah mengonsumsi narkoba tentunya akan menimbulkan aib bagi keluarganya. Terutama bagi seorang kepala keluarga.
  • Hilangnya harapan keluarga terhadap anaknya.

Bahaya narkoba terhadap lingkungan / masyarakat :

  • Mengganggu keamanan lingkungan
  • Merusak ketertiban
  • Mendorong tindak kejahaatan
  • Mengakibatkan hilangnya kepercayaan
  • Serta dapat menimbulkan beban ekonomi dan sosial yang besar.
  • Katakan tidak pada narkoba’’ jangan sekali – kali ingin mencoba untuk mengonsumsi narkoba yang akan membahayakan tubuh kita. 

Opium poppy biasanya ditanam antara bulan september dan desember dan dapat berbunga kira – kira sampai 3 bulan. Apabila daunnya sudah rontok meninggalkan biji berbentuk kapsul yang berisi opaque, dan getah susu yang bisa disebut opium. Kemudian dipanen antara bulan april dan bulan juli, pada saat biji kapsul tersebut sudah gemuk dan cukup ditoreh dengan pisau sehingga mengeluarkan getah dan etelah kering menjadi brownishtar. Setelah itu opium direfine menjadi opiate bahan dasar produksi.

Penggunaan salah satu atau dari beberapa jenis narkoba, yang dilakuakan ecara berkala di luaar tujuan pengobatan dan juga penelitian, maka dapat menimbulkan gangguan kesehatan jiwa, jasmani dan fungsi sosial. Dalam kehidupan sosial, seorang remaja supaya diharapkan untuk mampu menyesuaikan diri dari segi hal yang secara positif dan konstruktif.